Sabtu, 29 Desember 2012

Experience :D



Akhirnya setelah sekian lama gue vakum dari kegiatan tulis-menulis, hari ini Minggu 30 Desember 2012 gue berhasil mendapatkan sebuah motivasi lagi buat nulis. Dan lo tau apa motivasi gue? Gue baca semua tulisan that made by ME :). Gue akuin agak absurd semua memang semua tulisan gue, but yaaa at least I wrote down what I want to wrote hehe.

Kali ini gue bakal bercerita tentang kehidupan gue yang sudah agak sedikit berwarna setelah gue “berorganisasi”.  Kalo mau tau (kalo yang mau ya), gue orangnya memang agak males disuruh yang kayak begituan. Rapat, bikin konsep, dan blablabla yang menurut gue emang bikin magerkir a.k.a males gerak ama mikir. Ketertarikan gue buat berorganisasi muncul pas gue baru awal masuk semester 3 kuliah gue, pas itu gue ikut kepanitiaan acara SOSJUR (sosialisasi jurusan) yang kalo ga salah dilaksanain pas bulan Agustus 2012.

Di acara itu gue dapet bagian yang dari awal gue ga mau masukin sebenernya, yaitu “acara”. Walaupun pas endingnya gue dapet beberapa keuntungan si dari divisi ini hehe :p. Tapi yang bener-bener bikin gue pengen masuk organisasi itu karena ada temen gue yang mengkritik kinerja gue yang katanya gue egois dan ga mau ngedengerin pendapat orang dan gue harus belajar banyak di “organisasi”. Jujur pas awal ngedenger dia ngomong ini ke gue via-sms hati gue panas sob. Tapi di satu sisi gue pun akhirnya (ya, akhirnya) diajak berpikir dan tersadar kalo emang masih banyak yang harus gue perbaikin dari diri gue.

Keyakinan demi keyakinan gue kumpulin, sampai timbullah satu keputusan kalo gue bakal ikut organisasi. HMJA (Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi) jadi pelabuhan pertama gue dalam dunia organisasi. Di HMJA gue akhirnya masuk ke divisi yang bener-bener mahasiswa banget menurut gue, KESMA (Kesejahteraan Sosial Masyarakat). Divisi yang kegiatannya berhubungan ke dunia sosial dan lebih konkrit karena terjun langsung ke lingkungan.

Digawangi oleh kadep yang cantik jelita imut plus kulitnya putih kayak bengkoang, Annisa Amalia namanya (sebenernya masih ada lanjutan namanya, tapi gue lupa hehe) yang kerap dipanggil Icha. Di kesma punya beberapa anggota yang pastinya kece dan seru, nih gue kasih daftarnya hehe.

  • ·         Adiyatma Nur Ichsan a.k.a Akang, yang gue juga bingung sebenernya antara nama Adit sama Akang yang agak ga nyambung menurut gue. Tapi katanya si biar lebih akrab aja.... well oke aja lah hahaha.
  • ·         M. Alfatih a.k.a Fatih, si bapak calon tentara yang InsaAlloh bener-bener jadi tentara pada akhirnya.
  • ·         Erni Arinny a.k.a Erni, Wanita manis yang banyak digilai pria di PNJ, tapi sayang gue ga tergoda :p.
  • ·         Aris Yoga a.k.a Yoga, panggilan akrab di kelasnya onah (dishuffle dari kata NOAH)
  • ·         Mila (gue lupa nama panjangnya) a.k.a Mila, ya begitulah orangnya.
  • ·         Dini Hanifa a.k.a Dini, Wanita tersibuk di Kesma dan ter.........tinggi di segala bidang.
  • ·         Dwi Febiola a.k.a Febi, calon PO APEL yang ga lolos seleksi.
  • ·         Asad Dzakwan a.k.a Asad, pria dengan gaya tertawa yang khas plus lawakan yang agak hemm tapi bisa bikin ketawa karena dia yang ketawa sendiri.
  • ·         Annisa Amalia a.k.a Icha, Bu kadep terhormat yang kulitnya putih kayak bengkoang plus dia itu pecinta pilot.
  • ·        Ade Fauziah a.k.a Ade, wanita pecinta lontong yang pada akhirnya dia dapet julukan yang agak ngeri-ngeri sedap .... “lonti”.
  • Yulianti Dewi a.k.a Dewi, wanita yang ternyata rumahnya masih deket sama rumah gue.

Well, dari mereka gue dapet banyak pengalaman di organisasi ({}).

Ga puas cuma ikut 1 kepanitiaan, gue pun ikut dan ikut lagi kepanitiaan yang ke-2 ... Action, kependekan dari Accounting Competition. Event olahraga yang diselenggarain khusus buat mahasiswa jurusan Akuntansi di PNJ. Di kepanitiaan ini gue akhirnya (ya, akhirnya) berperan pertamakalinya jadi KO (koordinator) acara, nama acaranya itu New Klik ( sejenis acara cerdas cermat mirip Rangking 1). Di acara ini gue Cuma kedapetan 3 orang staff , karena katanya acaranya baru dan lebih simple dari acara lain ... The Heck. Well, alhamdulillah gue dapet 2 staff yang rajin dan 1 staff yang menghilang entah kemana  -___-“. Buat gue saat itu adalah, walaupun yang bantuin Cuma 1 orang tapi dia konsisten dan asik gue yakin acara bakal berjalan dengan baik. Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar walaupun kekurangan peserta dan jadi ngambil peserta cabutan, but overall that’s a Great Show J.

Di Action ini semua panitia juga dapet treatment “tanning” gratis, dimana semua panitia berkulit coklat ke areng-arengan pada akhirnya, termasuk gue sendiri hehe. Well, ga semua acara bakal berjalan sesuai apa yang kita ingin, pasti ada aja sesuatu (ya, sesuatu) yang bikin acara jadi ribet dengan sendirinya. Kritik tajam plus pedes pun menghantam satu per satu, dan di kondisi itu kita sebagai panitia diajarin dan akhirnya dituntut buat menghadapi situasi penuh tekanan dengan kulit hitam dan kepala dingin. Dan pada akhirnya acara pun selesai dengan “wow” (ya, wow), tapi yang gue sayangkan itu kita ga jadi buat baju panitia yang bertuliskan “Ciyus gue Panitia” #HuFTbAN9eD. Well beside that, gue sebagai bagian dari acara tsb pastinya sangat amat lega dan senang karena acara selesai dan gue ga panas-panasan lagi :p. But overall, Great Job guys! :).

Dan karier ke-organisasian gue masih berlanjut sampe sekarang. Sekarang gue lagi ikut 2 acara sekaligus yang InsyaAllah berhasil bikin rambut gue lurus. Yup, AF (Accounting Fair) dan APEL (Akuntansi Peduli). Di AF ini gue kedapetan di acara Bookfair, dan di APEL gue bertindak lagi-lagi sebagai KO, tapi kali ini gue jadi KO nya KO (Raja KO). Ribet? Pasti, Pusing? Enggak juga, Seru? Semoga.

Terakhir, gue teringat quote dari salah satu teman keriting gue. Bang Ahmad Rohmanuddin namanya. Dia pernah bilang ke gue “Ga perlu takut kalo lo mimpin satu acara, karena lo musti inget masih ada temen-temen di belakang lo yang support lo. Pegang itu dlan.” Dan secara ga langsung, gue pegang itu ..... kalimat.

Dan buat yang berorganisasi ... Carpe Diem Baby ;)



30 Desember 2012
          -AF-

Minggu, 26 Agustus 2012

Cermati Maknanya :)

Allah, tidak ada Tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan dia Mahatinggi, Mahabesar.

Q.S. Al-Baqarah : 255

Rabu, 08 Agustus 2012

Mempesona ( Part 1 )

Pada hari dimana gue sebagai panitia mengadakan tes kesehatan buat para MABA, yang gue juga lupa tanggalnya ...

Secara ga sengaja, atau bisa disebut "inilah takdir" gue bertemu seorang orang ( baca : wanita ) yang dari sekian orang, cuma dia yang permanen di otak gue. Gue interview, gue perhatiin wajahnya, gue perhatiin matanya, gue perhatiin idungnya, 1 kata sob ... "MEMPESONA".

Disebelah gue tergeletak form yang agak random, yg dimana form tsb wajib setiap MABA isi. Lalu gue berikan, lalu dia isi, sambil dia ngisi gue ngajak ngobrol, gue ceritakan pengalaman sosjur plus pengalaman jadi mahasiswa akuntansi ( tepatnya curhat si ). Gue mengajukan pertanyaan dengan nada agak lembut, dia pun membalas dengan pertanyaan yang tidak kalah lembut, dan lagi-lagi satu kata sob ... "MEMPESONA".

Setelah lama bercengkrama, penuh canda dan tawa, interview terindah itu pun harus berakhir. Gue senang tapi juga sedih. Dia pun menaruh form yang sudah terisi penuh oleh tulisan kecil imut nan lucu nya disamping paha gue. Lalu seketika gue bilang ... "Terimakasih atas waktunya yaa" dia pun sontak membalas "Samasama kakak :)". Aaahh~ suara lembut yang susah gue lupakan, mengalir deras dari telinga ke otak dan di save permanen di storage otak gue. Dia bersama temannya akhirnya pergi menjauh, meninggalkan tempat tatap muka pertamanya dengan seorang senior yang sedang haus akan cinta.

Lama menatap, gue pun baru inget bahwa dia telah menaruh form yang berisi random yang semua isinya tentang data dirinya. Hati gue berbunga-bunga mengingat hal itu. Tapi, saat itu juga form "sakral" itu telah raib ditelan bumi ( baca : diambil pak PO ). Ahhhh~ shock, speechless, gue membatu ... Satu hal yang gue sesalkan ... Gue lupa namanya siapa~ :'(

Pada hari dimana SOSJUR dilaksanakan, yang gue juga lupa waktunya ...

Masih mengumpulkan asa buat mencari keberadaan orang yang satu ini. Dan akhirnya bisa ditemukan disaat melakukan games ... lagi-lagi cuma pertemuan singkat, dan lagi-lagi 1 kata sob ... "MEMPESONA".

Pada hari dimana gue mulai menyerah mencari nama orang yang satu ini ...

Pulang taraweh, dengan muka agak lesu gue mulai mencari hiburan dengan aktivitas kepo di facebook. 5 menit, 10 menit, 15 menit, dan akhirnya muncullah 1 friend request yang membuat gue kembali speechless, membatu, dan shock ... Dia muncul, ya orang ini yang selama 2 minggu dicari ini pun muncul. Dengan muka berseri gue pun men-confirm friend request nya. Dan mulai berbincang ringan dengan orang ini.

Membicarakan hal yang lucu, aneh, semua kita perbincangkan dengan bahagia. Gue pun meminta twitternya dan dengan senang hati dia memberikannya. ahhhh~ Bahagia itu sederhana sobat.
Dan satu hal lagi ... Lagi-lagi dia memang "MEMPESONA".

To be continue ...

Minggu, 01 Juli 2012

"Pahlawan" Perbatasan

Polisi di benak saya identik dengan kekerasan, tilang sembarangan, korupsi, dan segala macam stereotip negatif lainnya. Tapi berbeda dengan polisi yang satu ini.

AIPTU Ma'ruf Suroso, lelaki yang lahir di Magelang ini sejak umur 3 tahun sudah pindah ke Papua, ikut program transmigrasi bersama keluarganya. Dan selama hidupnya disana, beliau akhirnya mendedikasikan hidupnya menjadi seorang petugas polisi yang bekerja di perbatasan antara Indonesia dengan Papua Nugini, tepatnya di Distrik Sota, Merauke.

Saya pertama kali melihat sosok AIPTU Ma'ruf ini di acara kick andy.
Dan ketika melihat sosok, profil, dan dedikasi beliau. Saat itu pula dalam otak saya terbersit...
"Ternyata masih ada ya polisi yang mempunyai nurani yang bersih."
Beliau benar-benar bekerja untuk masyarakat sekitar, berbaur dan, mengayomi. Baru kali ini saya lihat polisi yang benar-benar kelakuannya sama persis yang di deskripsikan di buku pelajaran.

Beliau menciptakan suasana berbeda di sekitar pos tempatnya berjaga dan bekerja.
Katanya, "Saat pertama kali datang, tempat ini benar-benar tak terawat, penuh dengan semak belukar."
Tapi dengan inisiatifnya, beliau ingin merubah tempat itu menjadi tempat yang sangat nyaman bagi masyarakat. Tetapi, ide brilian beliau tak serta-merta mendapat respon positive dari keluarga.
"Sempat ditentang sama istri." katanya, namun dengan tekad baja, beliau tetap melaksanakan idenya walaupun dengan segala kekurangannya, bahkan saat pertama kali memulai beliau menggunakan modalnya sendiri. Serta saat pertama kali memulai tidak ada masyarakat yang tertarik untuk membantu.
"Tidak ada yang membantu, tidak ada bayarannya." sambil tertawa kecil.

Tetapi bukan AIPTU Ma'aruf namanya kalau tidak keras kepala, beliau tetap meneruskan usahanya untuk melestarikan lingkungan sekitar perbatasan.
Dan dengan kerja keras ditambah sifat pantang menyerahnya, sekarang perbatasan di distrik Sota, Merauke bisa menjadi satu perbatasan terbaik dan terasri di Indonesia.

Dan satu hal menarik lagi dari beliau, yaitu saat beliau ditanya oleh Andy F Noya mengenai jabatan serta masa depannya, beliau menjawab dengan tegas.. "Saya CINTA Papua, Saya tidak akan pindah, dan Saya akan Pensiun dengan pangkat AIPTU." :)

Sosok seorang Briptu Ma'ruf













Taman Sota, bukti cinta BRIPTU Ma'ruf

















Sosok Inspiratif.


Jakarta, 1 Juli 2012
Ahmad Fadhlan

Music or Musik... whatever

Musik, sarana berekspresi yang paling simple buat saya. Mungkin saya ga bisa nyiptain lagu, tapi saya bisa dapet banyak ilham dari berbagai genre musik yang saya dengar.

Unik? Sangat.
Fun? Absolutely
Inspiring? For sure.

Ada satu kutipan yang mengatakan bahwa musik itu adalah bahasa seluruh umat di dunia.
Ya, menurut saya itu sangat benar. Dengan musik seluruh manusia dari berbagai suku, ras, kulit, keturunan, menyatu jadi satu sambil menikmati alunan musik yang mereka sama2 suka.

A miracle of music!

Musik juga sering diidentikkan dengan penyampaian perasaan seorang individu.
Galau, Senang, Sedih, Semangat, Jatuh cinta, Patah hati, semua tertuang dalam musik.

I Love Music!

Entah apa jadinya kalau ga ada musik di hidup saya.

Selasa, 19 Juni 2012

A Little Friendship


Pastinya tau dong 2 tokoh diatas? Yup, my favourite cartoon ever "Tom and Jerry."
 They always succeeded make me laugh with their act haha.
Tapi yang bikin gue makin cinta sama 2 tokoh fenomenal ini adalah, mereka ga abis abisnya berantem hahaha :D


 "Rrgggh you screwing my one man show!"
And Jerry keep annoying Tom with his act hehe.


 "Aha! Gotha. See I caught you, you little brat!" hehe
Kodrat sebagai kucing ya? Menang dari tikus.
Tapiiii.....


 Maybe this is what they call "Karma"
hehehe :p 

Tapi dibalik semua kenakalan, dan kejahilan mereka berdua...

Mereka juga bisa jadi kawan yang saling berbagi
atau..

"Get off your hand from my Pal, Butch!"
Tom ga rela kalo si Jerry dibawa kucing lain
so sweet, didn't they? hahaha

Sekarang makin banyak kartun yang beredar di TV
But...

 Will always be my Favourite Cartoon EVER! :D




  Mau dong jadi temennya :3


- A.F-

Senin, 11 Juni 2012

Sejarah...

Bicara soal sejarah, gue kembali teringat pas gue masih smp/sma
Bisa ditebak? Yup, pelajaran ter(tidak)favorit gue pada saat itu, karena semua isinya berkaitan sama yang namanya hafalan.

Tapi untungnya pas ujian semua hasilnya cukup memuaskan, karena yaa you know lah hehe :p.
Dan akhirnya pas lulus sma, gue sangat berbahagia karena bisa terbebas dari yang namanya pelajaran sejarah. Beberapa bulan gue menikmati, sampe pada suatu malam, pas adek gue belajar (yang kebetulan pelajaran ips) dia nanya ke gue, "Bang, waktu Indonesia mau merdeka yang nyulik sukarno siapa aja?" Dan reaksi pertama gue pas denger pertanyaan dia itu kaget + panik (takut ketauan begonya).
Akhirnya gue pun berusaha mengelak dengan ngejawab "liat lah dibuku cetaknya? Masa ga ada?"
Dia jawab lagi "Ga ada buku cetak bang, yang ada cuma lks, nah di lks gaada..."
Gue diem....Adek gue pun diem....
Dan akhirnya gue mengakui kebegoan gue dengan bilang "Abang nyerah masalah beginian fik.." Dan ilmu ips di sma gue pun sia-sia.

Ini satu lagi kejadian yang membuka mata gue akan pentingnya sejarah.
Gue sekeluarga semuanya orang Jakarta, ayah gue orang tanah abang, ibu gue orang kalipasir.
Nuansa betawi kentel banget di keluarga gue (well ga kentel-kentel amat si, bokap gue selalu bilang "kita ini betawi elegan." pffttt).
Dan suatu hari pas gue jalan-jalan ke Setu Baabakan sama temen gue, temen gue ini nanya, "Dlan, jelasin gue tentang betawi dong." Seketika gue langsung diem (lagi), gue nengok ke dia, dan gue jawab "gatau sob hehe."
Mungkin karena ga puas sama jawaban "gatau" gue, dia agak kecewa dan rada nyindir "ah, gimana si, anak Betawi gatau sejarahnya."
Karena gue ga terima (lebih tepatnya malu), gue pun bales nanya ke dia, "Coba lu ceritain sejarah Jawa, lo kan orang Jawa." Dan sesuai dugaan gue dia berhasil ngejawab pertanyaan gue dengan lugas dan lengkap... -_-
Dan pas kejadian itu, gue bener-bener ngerasa jadi manusia ter-tolol yang pernah ada.
Gila, gue bener-bener berasa ditodong pake pistol plus ditembakin pula.
"Anak betawi, gatau sejarahnya....?"

Tapi kejadian itu akhirnya buat gue sadar tentang arti penting sebuah sejarah, apapun itu.
Ya mulai dari sejarah kebudayaan kita sendiri, sejarah negara kita, sejarah pahlawan kita, bahkan sejarah kita sendiri pun.
Sejarah bisa kita jadiin pelajaran, Kalo di awal sejarahnya jelek, pastinya di masa sekarang kita ingin memperbaiki sejarah tsb kan? sebaliknya, kalo di awal sejarahnya bagus, tapi pas sekarang jadi jelek (contoh : Ciliwung, dulu beningnya bukan main) Kita musti putar otak, gimana ngembaliin kejayaan masa lalu yang pernah kita raih/kita punya. Ya kan?
So, banyak yang bakal kita dapet dan banyak yang bakal kita perbaikin kalo kita tau sejarah.
Bung Karno pernah bilang.."Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya."
Kata-kata itu merepresentasikan arti penting sebuah sejarah.
So, never underestimate a History.



NB : Gue mulai belajar sejarah lagi...Yeaaayyy :D


A.F

Rabu, 06 Juni 2012

Houla, Home Of Hopelessness



Perang, pembantaian, baku tembak, seakan sudah menjadi “santapan” sehari-hari para malaikat kecil di negeri yang terkenal akan raja-raja yang kaya beserta kumpulan minyak yang berlimpah.  Pertumpahan darah menjadi tontonan yang tidak lagi tak lazim buat mereka. Melihat sanak saudaranya dibunuh, diperkosa, digorok… Seakan itu sudah menjadi takdir bagi mereka.

Pembukaan di atas merupakan sedikit penggalan dari gambaran nasib anak-anak yang hidup di desa kecil di Suriah, yaitu desa Houlan. Pertama gue membaca beritanya di sebuah situs internet, terus terang yang pertama muncul di benak gue adalah “What the Hell are they thinking?!”, anak kecil yang sama sekali tidak mengerti persoalan para pemimpinnya tersebut ikut dibantai?! Damn! Mereka Negara dengan mayoritas beragama Islam, tapi kenyataannya? Tidak ada sama sekali nilai islam yang mereka contohkan, Semua habis dimakan oleh nafsu untuk “diakui” oleh penguasa yang lain.

Ini yang terjadi pada tanggal 25 Mei 2012, sebuah pembantaian besar-besaran yang sama sekali tidak mengenal kata gender, semua dibunuh termasuk anak-anak. Lebih dari 30 anak-anak tewas secara mengenaskan ditempat. Digolok, Ditembak, Dicungkil matanya, dan semua aktivitas yang yaaa kurang lebih sama persis dilakukan oleh Mike Myers nya Halloween, Chucky nya Child’s play, atau para pemuja setan lainnya. They do that with no mercy.

Dan berikut adalah artikel mengenai kesaksian seorang anak korban selamat dari pembantaian tsb :VIVAnews - Kengerian pembantaian warga kota Houla di Suriah masih terus terngiang. Dalam beberapa wawancara saksi mata terungkap, tentara bayaran rezim Bashar al-Assad atau Shabiha tidak kenal ampun, membantai wanita dan anak-anak.

Stasiun berita CNN, Selasa 28 Mei 2012, menyajikan laporan beberapa saksi mata yang terekam liputan wartawan lokal, media asing tidak diperbolehkan masuk Suriah, hanya mengandalkan rekaman yang berhasil lolos keluar. Sebanyak 108 orang tewas, lebih dari
30 anak-anak, dibantai seperti binatang di dalam rumah mereka sendiri.

Mayat para bocah malang itu sangat mengenaskan. Beberapa perutnya terburai, beberapa lainnya luka parah di kepala dan dada. Dalam sebuah rekaman terlihat mayat anak-anak di lantai bersimbah darah, mata mereka membelalak, dan pakaian mereka sobek sobek.

Saksi mata mengatakan bahwa bocah itu tutup usia bukan hanya karena ditembak, tapi juga ditusuk belati atau dikapak hingga mati. Seorang lelaki dalam rekaman yang diposting online memperlihatkan mayat anak-anak yang ditutupi selimut. Membuka salah satunya dia berkata, "Mereka hanyalah anak-anak, apa salah mereka Bashar? Apa salah mereka Arab?" ujarnya lirih.

Menurut laporan Human Right Watch (HRW) pembantaian terjadi Jumat pekan lalu pukul 2 siang, usai solat Jumat. Sebagian besar warga kota Houla adalah warga Sunni yang tinggal dikelilingi oleh desa-desa Syiah dan Alawi, sekte yang dianut Bashar al-Assad. Tentara Shabiha awalnya baku tembak dengan Tentara Pembebasan Suriah, namun meluas hingga membunuhi warga.

Shabiha menggunakan tank dan mortir menggempur pemukiman di Houla. "Sekitar pukul tujuh malam, penggempuran semakin keras dan seluruh gedung bergetar. Tentara menembakkan roket yang mengguncang wilayah itu," tulis laporan HRW.

Seorang bocah 10 tahun mengisahkan horornya. "Di ujung jalan saya melihat teman saya Shafiq, 13 tahun, berdiri sendirian. Seorang berpakaian militer menariknya dan menaruhnya di pojok rumah. Lalu Shafiq ditembak di kepalanya. Ibunya dan kakak perempuannya, sekitar 14 tahun, keluar dan teriak. Tentara yang sama kemudian menembaki mereka berdua," ujarnya.

"Saya melihat Shafiq tergeletak mati. Tiga wanita lainnya, dua di antaranya membawa anak, juga ditembak. Beberapa ditembak di kepala, lainnya ditembak beberapa kali di tubuh. Seorang anak usia 14 tahun berhasil selamat, dia tertembak dua kali di kakinya. Sepupu saya mati ditembak di dada," lanjutnya lagi.

Kejadian ini pastinya pun banyak menuai protes dari berbagai kalangan. Inggris, Jerman, dan hampir seluruh Negara  di dunia mengutuk perbuatan keji ini. Menurut mereka ini adalah kejadian yang sangat menjijikan dan sangat terkutuk. Bahkan Sekutu yang dulu pernah memveto  Resolusi Dewan Keamanan PBB ttg perdamaian Suriah, yaitu Rusia dan China, melayangkan protes keras terhadap Suriah.
  
Tapi yang dibutuhkan disini adalah bukan sekedar layangan protes, tetapi sebuah tindak nyata dari PBB untuk segera menyelesaikan semua masalah yang terjadi di seluruh daerah konflik di Timur Tengah. It isn’t just a problem man, it’s an urgent Situation! Kita pasti gamau lihat lagi kan yang namanya anak kecil yang notabene “ga tau apa-apa” dipotong lehernya without reason? Gue pribadi miris sob ngeliatnya, something’s wrong with justice in this world, Negara kuat pun bahkan kayak gabisa apa-apa buat ngelawan tentara suriah ini. Sebuah ironi memang, dan sekali lagi gue  turut berduka cita atas kematian 32 anak di Suriah dan semoga mereka diterima di sisiNya. Satu kalimat terakhir dari gue “Justice is not created by a strong people, but  it created from a strong heart”

A.F

Selasa, 05 Juni 2012

1 Kata ... "Toleransi"

Kita umat Islam pasti sudah tidak asing dengan yang namanya Buya Hamka dan K.H. Abdullah Syafi'ie, atau yang biasa dipanggil cang dulo, ini adalah 2 contoh manusia yang memang sudah sepatutnya dijadikan panutan dalam bertoleransi dalam beragama (Islam), yang notabene sekarang di Indonesia banyak sekali aliran-aliran dalam agama islam yang beredar di tengah-tengah masyarakat Indonesia.


Siapa yang tidak kenal Buya Hamka, dengan perguruan Al-Azhar dan tafsirnya yang fenomenal. Dan siapa tidak kenal KH Abdullah Syafi'ie, pendiri dan pemimpin Perguruan Asy-Syafiiyah, yang umumnya kiyai betawi pada hari ini adalah murid-murid beliau.

Meski Buya Hamka adalah tokoh Muhammadiyah, namun ia berkawan baik dengan tokoh NU seperti KH. Abdullah Syafi'ie, ulama kawakan yang juga dijuluki 'Macan Betawi' kharismatik.

Nah, disini saya akan menceritakan sedikit tentang toleransi yang kedua sahabat ini lakukan.
Di antaranya kisah sederhana Buya Hamka dan KH.Abdullah Syafi'ie ialah toleransi dan lebih mengedepankan ukuwah Islamiyah. Kisah ini, sebagaimana yang diceritakan oleh putera beliau, Rusydi Hamka, adalah tentang persoalan khilafiyah seperti qunut, jumlah rakaat tarawih, maupun jumlah adzan shalat jum'at. Meski Buya Hamka boleh dibilang tokoh Muhammadiyah yang tidak mempraktekkan qunut pada shalat subuh, namun beliau menghormati sahabatnya, KH. Abdullah Syafi'ie, ulama yang menyatakan bahwa qunut shalat shubuh itu hukumnya sunnah muakkadah. Buya Hamka jika hendak mengimami jamaah shalat subuh, suka bertanya kepada jamaah, apakah akan menggunakan qunut atau tidak. Dan ketika jamaah minta qunut, tokoh dan penasihat Muhammadiyah inipun mengimami shalat subuh dengan qunut.
Dalam kesempatan lain tentang masalah adzan dua kali. Suatu ketika di hari Jumat, KH. Abdullah Syafi'ie mengunjungi Buya di masjid Al-Azhar, Kebayoran Jakarta Selatan. Hari itu menurut jadwal seharusnya giliran Buya Hamka yang jadi khatib. Karena sahabatnya datang, maka Buya minta agar KH. Abdullah Syafi'ie saja yang naik menjadi khatib Jumat.
Yang menarik, tiba-tiba adzan Jumat dikumandangkan dua kali, padahal biasanya di masjid itu hanya satu kali adzan. Rupanya, Buya menghormati ulama betawi ini dan tahu bahwa adzan dua kali pada shalat Jumat itu adalah pendapat sahabatnya. Jadi bukan hanya mimbar Jumat yang diserahkan, bahkan adzan pun ditambahkan jadi dua kali, semata-mata karena ulama ini menghormati ulama lainnya.
Begitu pula tentang jumlah rakaat tarawih. Buya Hamka ketika mau mengimami shalat tarawih, menawarkan kepada jamaah, mau 23 rakaat atau mau 11 rakaat. Jamaah di masjid Al-Azhar pada saat itu memilih 23 rakaat, maka beliau pun mengimami shalat tarawih dengan 23 rakaat. Esoknya, jamaah minta 11 rakaat, maka beliau pun mengimami shalat dengan 11 rakaat.

Dari cerita di atas, timbul pertanyaan dari diri saya. "Kenapa kita harus mempermasalahkan perbedaan? Padahal Islam pun tidak mempermasalahkan ttg perbedaan tsb, selama perbedaan tsb masih mengakui Allah itu esa, dan Nabi Muhammad Saw adalah utusan Allah kan? Bukannya perbedaan di Islam itu sebuah rahmat?

Berarti sebaliknya, mereka yang suka meributkan masalah khilafiyah, biasanya merupakan sosok yang kerjanya memang sekedar cari-cari perbedaan, dan umumnya mereka memang suka sensasi. Apa yang keluar dari mulutnya hanya foto copy dan taqlid dari orang lain, bukan lahir dari keluasan ilmu, kefaqihan dan kealiman, apalagi dari kerendahan hatinya. Tapi sayangnya, sikap dan perilaku mereka, seolah mufti tertinggi. 

Inilah tipologi ulama sejati yang ilmunya mendalam dan wawasannya luas. Kisah ini sungguh luar biasa dan perlu kita hidupkan lagi. Mereka tidak pernah meributkan urusan khilafiyah, sebab pada hakikatnya urusan khilafiyah lahir karena memang proses yang alami, di mana dalil dan nash yang ada menggiring kita ke arah sana. Bukan sekedar asal beda dan cari-cari perhatian orang. Karena itu harus disikapi dengan luas dan luwes. 

-A.F- 

Minggu, 03 Juni 2012

Cuma Sebuah Tulisan


Menulis

Kegiatan yg baru-baru ini gue suka, gue juga gatau kenapa kegiatan yg sama sekali ga pernah terpikir di benak gue, sekarang jadi kegiatan yang sangat amat memberikan semangat gue. Berawal dari baca bukunya si “kambing” Raditya Dika, yg judulnya “manusia setengah salmon” disitu mulai timbul pemikiran “Kenapa engga apa yang ada di otak gue, gue tuangin ke sebuah tulisan?”

Nah, dimulailah dengan percobaan pertama gue dalam hal tulis-menulis ini, pertamakali itu gue coba nulis tentang semua temen-temen gue di kampus, dan hasilnya..Belom selesai sama sekali haha. Ternyata emang ga gampang yang namanya menulis itu sob, kadang ide itu muncul dan alirannya deres kalo lagi bener-bener inmood, tapi kalo badmood jangankan mengalir, setetespun bisa ga muncul itu yg namanya ide. Kayak sekarang nih, sebenernya lagi ga mood buat nulis, tapi entah dapet power dari mana buat ngebuat ini tulisan hehe. Well, back to the storyline, Setelah gagal dalam tulisan pertama mulai timbul kegalauan di pikiran gue, “sebenernya gue bisa ga si nulis?”, “bakal bagus ga ya tulisan gue?”, ato “mau dibawa kemana tulisan gue?” Pemikiran yang hampir aja memberhentikan gue dalam kegiatan belajar tulis-menulis ini. Ya walaupun pada akhirnya gue dapet pencerahan dari seorang temen, beliau berkata “Ga ada sesuatu yang bakal menjadi sesuatu dengan cara instan, semua butuh proses, dan pastinya bakal bikin otak hati tangan lo jungkir balik ;).” Yup, akhirnya gue pun melanjutkan kegiatan tulis-menulis ini.

Menulis juga ga lepas dari yang namanya Inspirasi. Talk about inspiration, I’ve got so many inspiration (Well yg kebanyakan belom gue tuang ke tulisan), dapet inspirasi mulai dari temen, dari media sosial, dari berita, dari masih banyak lagi. Tapi kebanyakan si dari temen hehe. Entah kenapa, kalo mereka ngomong sesuatu ato doing something right or wrong, ada aja ide di otak gue buat nulis sesuatu tentang orang itu, ya mungkin bisa dibilang gue berfantasi kurang lebih kayak gini.. “temen gue mau gue jadiin apa ya?” haha, well sounds mean but it’s fun. Imajinasi + kreatifitas gue buat “menciptakan” sesuatu keluar dari otak gue yg hari-hari penuh sama teori ekonomi, hafalan akuntansi, angka-angka, yaa kind of dizzy thing. Dan yang paling penting itu, kepuasan kalo abis nulis itu lho yang feel nya gimanaa gitu haha.

Tulisan gue juga bergenre, yaa semua genre bisa masuk si ke tulisan gue. Tergantung mood juga si hehe. Kadang tulisan gue itu bisa bergenre Slow rock, kadang Emo, kadang Heavy metal, kadang dangdut, hahaha. Engga engga sob. Tulisan gue yg sekarang masih bergenre “emo”. Karena masih tergantung mood hehe. Tapi gue punya cita-cita tulisan gue bakal bergenre Heavy Metal, yang kalo nulis sambil teriak teriak sama headbang haha. Yaa pokoknya gue harus bisa menciptakan sesuatu, yaa ato engga gue bisa menumpahkan sesuatu ke dalam tulisan (apapun genrenya tentunya).

Dan terakhir, gue ambil satu kutipan yang bisa dibilang salah satu kutipan yang berhasil memotivasi gue buat menulis (terbukti, dari lahirnya tulisan ini), ini kutipan dari seseorang benama Nukman Lutfie,  “Mulailah menulis. Sementara waktu, lupakan sejenak bahwa kita tidak bisa menulis. Persetankan rumus-rumus menulis yang baik”. Jelas kan? Persetankan rumus menulis yang baik, cuek aja yang penting kita menulis haha. Tapi yg pengen gue sampein adalah mari budayakan menulis, mari berkreasi! Let’s have fun with an activity called “writing” :D

A.F

Sabtu, 26 Mei 2012

"Twitter" in my preception

Karena gue muslim, gue buka sama Assalamualaikum wr.wb.
Gue pengen yaaa dibilang share juga engga, complain juga engga, cerita juga engga, well anggep aja ini dongeng. Yang pengen gue bahas disini adalah makhluk penyebar kebaikan, kedengkian, keburukan, promosi, dan segala macam hal semua tertuang di jejaring sosial yang namanya "TWITTER". Twitter yang gue artikan "tuit tuit ato kicauan" itu ternyata bener artinya. twitter adalah tempat semua orang berkicau, dari masalah yang amat penting buat di-share, sampe hal yang ga penting pun ada disini. Lo mau seneng-seneng, lo mau galau, lo mau mencak-mencak, lo mau curhat, lo mau pdkt, lo mau promosi, lo mau numpang eksis, semua lengkap, sekali lagi LENGKAP disini. berbagai macam manusia (anak-anak, remaja, alay, ababil or whatever they said! ,sampe orang dewasa) pun terjun ke jejaring sosial ini. Well, gue pun salah satu manusia yang suka sekali main (tepatnya nyampah) di twitter, dan biasanya aktivitas gue di twitter itu 50% mensyukuri hidup, 25% ngetawain orang, 20% galau yg bermanfaat tentunya (LOH, mana ada?! :p) , 5% nyari berita hehe.

Tapi kadang gue berfikir, what is this Twitter about ? apa sihhh sebenarnyaaah kegunaan twitter aslinya? Apa dari awal diciptakan untuk jadi tempat ngegalau? tempat untuk bercinta? tempat promosi? ato tempat share informasi? Well, gue awalnya lebih condong ke yg terakhir sih, tempat buat share informasi. But realitanya sekarang? Oke, gue share awal gue masuk twitter (dan ini menyimpang dari tujuan awal si twitter itu tentunya). Gue mulai eksis di twitter gara2 gue pengen gaul (waktu masih labil) I really don't understand with this thing tapi gue sok ngerti lagi-lagi biar dibilang "gaul" dan sempet gue tinggalin si @playfad gue sementara gara-gara berantem sama mantan, dan walaupun pada akhirnya gue balikan lagi sama si @playfad :'). Dan pas gue kembali ke-2 kalinya ini lah gue mulai bertekad buat berubah, ga akan ngatain orang, ga mencak-mencak, ga ngegalau and so on. Dan alhamdulillah gue GAGAL. karena pada akhirnya gue pun kembali nyampah di twitter ini haha.

But, twitter pun punya sisi positif nya lho guys. Well I called this "Happiness Syndrome". Twitter itu penyebar kebahagiaan! Contoh yg paling gue suka itu pas kalo tim kesayangan (terutama bola) menang. Semua suporter saling berbagi kebahagiaan dengan berbagai cara, ada yang bahagianya pake share foto pas pesta kemenangan, update status, bahkan ada yang bahagianya pake nyela tim yg kalah. well, yg terakhir itu ga etis memang, tapi itulah kebahagiaan di Twitter!
Ato ada yang lagi kasmaran di twitter, ini sangat lumrah terjadi di twitter. Awalnya tiap hari mention-mentionan, RT-RTan, menyebar aroma cinta di twitter yang baunya bak bawang putih di hidung gue, bisa bikin gue nangis karena pedes. beberapa bulan kemudian berantem di twitter, saling sindir di status masing-masing, curhat ke temennya, yaa walaupun pada akhirnya balikan lagi. Dan lagi-lagi itulah kebahagiaan di twitter!
Ya itu baru contoh kecil dari "happiness syndrome" yang ada di twitter, aslinya lebih dari itu! ITU! (ga nyante).
Selain sindrom kebahagiaan, twitter pun jadi tempat yang pas buat para "quotes" yaa ato gue sebut tempat bertebarannya kata-kata mutiara. Yaa walaupun kita gatau gimana kondisi orang yang ngetweet quotes tsb (depresi, stress), tetep aja itu kata-kata mutiara. Yang pas kita baca tiba-tiba langsung semangat! bergairah! ato langsung teriak GUE HIDUP KEMBALI! (mungkin dia mantan zombie), tapi cuma bertahan 3 hari, yaaa paling lama seminggu lah. Abis itu kalo ditanya "kok galau lagi sob? perasaan pas baca tweetnya si @(sensor), lo bilang ke gue bakal memulai hidup baru?" trus temennya jawab dengan pura-pura bego "eeeeee, tweet apa ya? eeee, yang mana yaaa? eeee, gue amnesia?!" yaaa agak random memang tapi itulah twitter.
Dan juga twitter itu tempatnya orang biar ga seteres, termasuk gue, gue melampiaskan kegilaan gue (yang bermanfaat bagi umat tentunya) di Twitter! Gue juga punya temen namanya "gamau gue sebut" yang kalo nge-tweet sangat (tidak) bermanfaat buat gue, tapi bermanfaat buat pribadinya (mungkin pengen dapet perhatian lebih). Contohnya bisa liat di @Lshintyadevi ato @amaliania haha :p.

Dimana ada putih pasti ada hitam, begitu juga dengan burung yang satu ini, dia punya sisi negatifnya guys.
Di tempat inilah banyak berita bohong beredar ato kata @itinkaldy marak disebut hoax  ( bahasa kaskus ). Salah satu contoh yang paling gabisa gue lupain itu pas katanya pengisi suara kartun favorit gue beserta keluarga gue, si Spongebob (Tom Kenny) meninggal, dan pas ditelusurin ternyata bohong! (sialan, gue dikibulin!), terus yang lagi trend sekarang Konser nya si Lady Gaga, yang katanya bakal batal, eh gataunya beneran batal! (sialan, ini beneran!).
Dan kadang si penyebar berita bohong di situs burung-burung ini tertawa karena SENANG bisa melihat mereka merana gara-gara gosip ajaibnya.
( and for those people, I'll give you this (҂‾.‾)︻╦̵̵̿╤── \(˚☐˚!!)/ )
Dan sebenernya banyak aib-aib dari twitter yang belom gue jelasin, tapi karena membeberkan aib itu dilarang agama jadi cukup sekian tentang sisi negatifnya.

Dan gue pun berkesimpulan, twitter itu bisa jadi sarana yang sangat amat berguna kalo kitanya juga tepat dalam ngegunainnya. Jadi twitter jangan cuma jadi tempat ngegalau, nyari pamor pake nipu orang, ato ribut di twitter... Ga jaman lagi sob! :D
Mari kita budayakan twitter itu jadi tempat kita sebagai kawula muda untuk berkreasi, menyebarkan kebahagiaan, bergila-gilaan (yang positif dan diridhoi ALLAH SWT tentunya).
Mungkin kalian berpikir,"ini yang nulis kayak ga pernah galau, gila, ribut, mencak di twitter aja? Sadar diri woy?!"
Well gue pun juga manusia biasa, pasti pernah ngelakuin kesalahan (di twitter tentunya), dan tulisan ini juga ga sengaja gue buat, ga sengaja gue ketik, dan ga sengaja gue publish.
And in the end, It's all up to you for what you want to do to your twitter, what you want to write, what you want to share. But resiko ditanggung pemakai si burung itu sendiri :D
Enjoy your "TWITTER" guys hehe.

Sincerely : A.F

Sabtu, 11 Februari 2012

Manajemen Ilmiah

Teori manajemen Ilmiah
Termasuk salah satu aliran dalam teori manajemen klasik. Aliran manajemen klasik muncul karena dipicu oleh adanya revolusi industri pada abad ke-19 yang menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan suatu pendekatan manajemen yang sistematik.
Usaha-usaha pengembangan manajemen kemudian dilakukan oleh para teoritisi, sehingga teori dan prinsip-prinsip manajemen menjadi berkembang. Dalam manajemen ilmiah, ada beberapa variabel yang menjadi acuan utamanya. Yaitu : Pentingnya peranan manajer dalam menggerakkan dan meningkatkan produktifitas perusahaan, Menetapkan persyaratan tertentu dalam pengangkatan dan pemanfaatan SDM, dan memperhatikan kesejahteraan karyawan.
Dan Berikut adalah beberapa tokoh yang mempelopori/merintis Manajemen Ilmiah serta pandangan mereka tentang manajemen ilmiah :

1. Robert Owen (1771-1858)
Adalah seorang manajer pabrik pemintalan kapas di New Land Mark Scotlandia. Yang melatarbelakangi Ia merintis manajemen ilmiah karena di daerahnya pada waktu itu masih banyak kondisi lingkungan kerjanya yang buruk serta ketentuan persyaratan kerja dan taraf hidup pekerja yang buruk. Menurutnya SDM merupakan kunci keberhasilan perusahaan (oleh karena itu perusahaan harus memperlakukan karyawannya lebih manusiawi). Dari situ akhirnya ia mengemukakan ide-ide dan gagasan, seperti : 1) Mengurangi standar jam kerja dari 13 jam menjadi 10 jam, 2) Tidak mempekerjakan anak-anak dibawah umur dengan pembatasan usia kerja minimal 10 tahun, 3)Pembukaan toko-toko (semacam koperasi karyawan) dilingkungan perusahaan untuk memberikan pelayanan kebutuhan para karyawan dengan harga yang lebih murah.
Robert Owen juga adalah pelopor yang merumuskan prosedur kerja standar (Standard Operating Procedures) untuk meningkatkan produktifitas kerja para karyawan.

2. Charles Babbage (1793-1871)
Charles Babbage adalah seorang Profesor dibidang matematika dari Cambridge University England. Pada tahun 1832 ia menulis buku “The Economic Of Manufacturer”, yang menekankan pada pentingnya effisiensi biaya dan spesialisasi pekerjaan kepada para karyawan.
Ide & Gagasan yang ia ciptakan antara lain : 1) Merumuskan cara kerja yang paling effisien dan dapat meminimalisasi pengeluaran biaya (cost reduction). 2) Menganjurkan melaksanakan pembagian spesialisasi pekerjaan pada para karyawan, sehingga setiap karyawan akan diarahkan dan dididik dengan suatu ketrampilan (skill) khusus / tertentu dan kelak karyawan tersebut akan diserahi tugas, tanggung jawab & pekerjaan yang sesuai dengan ketrampilan dan spesialisasinya.

3. Frederick W Taylor (1856-1915)
Frederick Winslow Taylor, adalah Manajer produksi pada Midvale Steel Amerika Serikat. Ia dianggap sebagai “Bapak Manajemen Ilmiah”. Pada tahun 1911, ia mengeluarkan buku tentang manjemen ilmiah yang berjudul “Principle of Scientific Management”. Dan ia adalah orang pertama yang mengemukakan ide dan gagasan mengenai studi tentang waktu kerja (Time & Motion Studies) serta penggunaan metode ilmiah.
Ide & Gagasan yang ia ciptakan, antara lain : 1) Sistem Upah Differensial (Differential Rate System) yaitu metode pengupahan yang berdasarkan pada kecepatan dan produktifitas kerja karyawan. Taylor menyatakan bahwa antara waktu penyelesaian pekerjaan dapat dikorelasikan dengan upah yang akan diterimakan, semakin cepat dan tinggi prestasi dalam menyelesaikan pekerjaan maka akan semakin tinggi pula upah yang akan diterima karyawan. Untuk mencapai hal tersebut maka dilakukan penelitian “time & motions studies” terhadap karyawan yang berprestasi untuk dijadikan standar operating prosedur bidang pekerjaan tertentu. 2) Ia juga mengemukakan dalam bukunya bahwa manajemen ilmiah adalah penggunaan metode ilmiah untuk menentukan cara terbaik dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.

4. Henry L Gantt (1861-1919)
Adalah rekan kerja dari Taylor di Midvale Steel Company. Gantt mengemukakan teori yang sejalan dengan ide dan gagasan Taylor yang berfokus pada upaya peningkatan produktifitas, effisiensi dan effektifitas kerja dengan rangsangan upah dan intensif untuk karyawan. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan bagi karyawan untuk bersifat rajin (industrious) dan kooperatif. Ia juga mendesain sebuah grafik yang diberi nama Gantt Chart. Grafik ini adalah suatu bagan yang disusun sebagai alat untuk membandingkan antara pelaksanaan suatu pekerjaan / produksi dengan standard dan tujuan yang telah ditetapkan.
Tetapi Gantt menolak teori Taylor tentang sistem upah differensial, menurut gagasan Gantt, setiap pekerja yang mampu mencapai target output sesuai dengan standard yang telah ditetapkan, maka berhak diberikan “bonus”.
Mengembangkan gagasan Owen dengan membuat metode penilaian dan pencatatan hasil prestasi kerja karyawan dalam suatu kartu prestasi pribadi karyawan. (Tanda check mark hitam jika berhasil memenuhi standar, dan warna merah jika gagal memenuhi standar kerja yang telah ditetapkan)

5. Frank B & Lillian Gilbert (1868-1924)
Frank B & Lillian Gilbert adalah sepasang suami istri merupakan murid dari Taylor yang melakukan pengembangan penelitian tentang studi gerak (motion study).
Ide dan Gagasan :
Frank adalah seorang pelopor pengembangan studi gerak dan waktu (motion study), menciptakan berbagai teknik manajemen yang diilhami oleh Taylor. Dia sangat tertarik terhadap masalah efisiensi, terutama untuk menemukan “cara terbaik mengerjakan suatu tugas”. Sedangkan Lillian lebih tertarik pada aspek-aspek manusia (personalia) dalam kerja, seperti : Seleksi, penempatan dan latihan personalia. Dia mengemukakan gagasannya di dalam bukunya yang berjudul “The Psychology of Management”, baginya manajemen ilmiah mempunyai satu tujuan akhir, yaitu : membantu para karyawan mencapai seluruh potensinya sebagai makhluk hidup.

6. Herington Emerson (1853-1931)
Herington mengamati bahwa “penyakit” akut yang biasa menggangu kelancaran sistem manajemen didalam suatu industri adalah adanya “pemborosan” dan “in effisiensi”.
Oleh karena itu Herington mencetuskan ide yang terformulasikan dalam 12 prinsip, sebagai berikut :
-Perumusan Tujuan Perusahaan (Goal) secara Jelas
-Kegiatan yg dilaksanakan harus terencana & masuk akal
-Tersediaanya Staff yang Cakap & Handal
-Terciptanya disiplin dalam bekerja
-Pemberian Jasa / Balas Jasa yang adil dan transparan
-Pelaporan yg tepat, akurat, cepat dan kontinue (Sistem Informasi dan Sistem Akuntansi)
-Pemberian Instruksi, Perencanaan & Urutan Kerja
-Ditetapkannya Standar Waktu, metode kerja dan skedul
-Ditetapkan Standar Kondisi
-Ditetapkan Standar Operasi (SOP)
-Disusun Standar Instruksi Tertulis yang Praktis
-Disusun Standar Penetapan Balas Jasa, Kompensasi & Isentif

SUMBANGAN SERTA KETERBATASAN TEORI MANAJEMEN ILMIAH

SUMBANGAN TEORI
MANAJEMEN ILMIAH
Teori manajemen ilmiah diakui banyak memberikan kontribusi dan peningkatan dalam beberapa hal sbb :
a) Produktifitas Kerja
b) Effisiensi Kerja
c) Spesialisasi Pekerjaan
d) Berbagai teknik effisiensi manajemen misal : studi gerak dan waktu (time & motion study), adanya suatu rancangan sistem kerja yang terstruktur (work desain), Teknik Pencatatan terhadap Prestasi Kinerja (Gantt Charts).

KETERBATASAN TEORI MANAJEMEN ILMIAH
Dalam pengaplikasian teori manajemen ilmiah kadang justru berdampak merugikan bagi kelancaran sistem manajemen itu sendiri, misalnya :
Upaya peningkatan “produktifitas” dengan cara menerapkan teknologi baru dalam prakteknya akan mengurangi skala penggunaan tenaga kerja, dan menyebabkan karyawan menjadi stress dan frustrasi karena peranan serta kedudukannya digantikan oleh mesin & komputer.
Tenaga kerja SDM sebagai salah satu faktor produksi kurang mendapatkan perhatian dalam hal pemenuhan keutuhan sosial & personality nya. Artinya “upah” yang tinggi tanpa diimbangi dengan suasana dan lingkungan kerja yang kondusif & menyenangkan tidak akan mampu memuaskan dan membuat karyawan betah bertahan disuatu perusahaan.